BThemes

.
 

Sabtu, 03 Agustus 2013

Kumpulan Logo Pramuka

3 komentar

Read more...

Minggu, 09 Juni 2013

Macam-macam Upacara Pramuka Penggalang

3 komentar
Bentuk Upacara Pramuka Penggalang
Macam-macam Upacara Pramuka Penggalang. Upacara adalah kegiatan yang penting dalam pembinaan anggota pramuka penggalang. dalam upacara dibentuk watak, sikap dan kedisiplinan seorang anggota pramuka. Pada kenyataannnya panduaan upacara dalam bentuk PP Upacara Pramuka Penggalang yang diterbitkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia sudah lengkap namun perlu di beri contoh Urutan Upacara Pramuka Penggalang, agar pelaksanaannya dapat mencapai sasaran seperti yang dikehendaki.
Sebelum memberikan contoh tata cara Upacara Pramuka Penggalang ada baiknya kita mengetahui dahulu macam-macam upacara pramuka penggalang, setelah di padukan dengan upacara lain menjadi:
1. Upacara Pembukaan Latihan Pramuka Penggalang ( Pt.30.a)
2. Upacara Penutupan Latihan Pramuka Penggalang ( Pt.30.b)
3. Upacara Pelantikan Pramuka Penggalang ( Pt.30.c)
4. Upacara kenaikan tinggkat Pramuka penggalang ( Pt.30.d)
5. Upacara Pemberian Tanda Kecakapan Khusus ( Pt.30.e)
6. Upacara Pindah ke golongan Penegak ( Pt.30.f)
7. Upacara Penerimaan anggota baru
8. Upacara Pelantikan Pemimpin/wakil pemimpin Regu
9. Upacara Penyematan Tanda Regu
10. Upacara Pemberian Bintang Tahunan
11. Upacara Pemberian Penghargaan Prestasi perorangan atau regu
12. Upacara Penghargaan Pramuka Penggalang Garuda.
Demikian lah macam-macam upacara dalam Pasukan penggalang. sedangkan untukpenjelasan masing-masing urutan upacara pramuka penggalang dapat kita lihat pada artikel berikutnnya
Read more...

Sabtu, 27 Agustus 2011

Sejarah Kwarda Riau

2 komentar
Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Organisasi

Awal berdirinya Kwartir Cabang/Daerah

Pada tahun 1961, Provinsi Riau berada pada masa peralihan Pusat Pemerintahan Daerah Tingkat I Provinsi yang semula di Tanjungpinang, berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor: Des.52/I/44.25 tanggal 20 Januari 1959 dipindahkan ke Pekanbaru. Mei 1961, saat diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 238 tahun 1961 tentang pembentukan Gerakan Pramuka, proses pemindahan ibukota provinsi Riau dari Tanjungpinang ke Pekanbaru belum selesai.
Belum semua perangkat pemerintahan Daerah Tingkat I selesai memindahkan kegiatannya maupun personilnya ke Pekanbaru. Gedung perkantorannya juga belum semuanya tersedia, sehingga masih ada yang menumpang di rumah-rumah penduduk atau bangunan toko. Kota Pekanbaru yang sebelumnya berstatus Kota Praja tidak memiliki fasilitas fisik yang memadai. Begitu juga lembaga-lembaga atau organisasi kemasyarakatan juga tidak banyak seperti di Kota-kota lain yang lebih besar dan lebih tua.

Keberadaan Gerakan Pramuka di Daerah Riau diawali dengan terbentuknya Kwartir Cabang di Tanjungpinang pada tanggal 29 Juni 1961, yang diresmikan/dilantik pada tanggal 17 Juli 1961 oleh PANGDAMAR II Tanjungpinang. Di Jakarta sendiri saat itu masih dilakukan proses penyusunan personil Kwartir Nasional, sambil menunggu pulangnya Bung Karno dari perjalanan keluar negeri. Keputusan Presiden RI nomor 238 tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961 yang berisikan keputusan Pembentukan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya perkumpulan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia, dan perkumpulan lain yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia, dan perkumpulan lain yang serupa dilarang, ditandatangani oleh Ir H Djuanda sebagai Penjabat Presiden saat Presiden berada di luar negeri, karena adanya manuver dari golongan sosialisasi/komunis di bawah Prof Dr Priyono sebagai salah seorang anggota panitia Pembentukan Gerakan Pramuka untuk membentuk Pioneer Muda seperti yang ada di negara-negara komunis. Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 238 tahun 1961, Ahmadi dan Mulyadi Joyo Martono, berhasil menyusun personalia Kwartir Nasional yang kemudian dilantik oleh Bung Karno Presiden RI pertama pada tanggal 14 Agustus 1961, ditandai dengan penganugerahan Panji Gerakan Pramuka (semacam bendera) dengan logo Tunas Kelapa. Kemudian dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai HARI PRAMUKA dan Bung Karno Presiden Republik Indonesia sebagai PRAMUKA TERTINGGI.

Di Pekanbaru sebagai Ibukota Provinsi Riau pengganti ibukota lama Tanjungpinang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor Des. 52/I/44.25 tanggal 20 Januari 1959 (dan proses perpindahannya baru dimulai bulan Januari 1960), Gerakan Pramuka baru dibentuk sekitar tanggal 1 Juli 1961 dengan susunan personil Kwartir Daerah yang diketuai oleh Kapten Amiruddin dan Imam Satoto Abdul Kahar sebagai Andalan Daerah urusan Sekretariat. Kapan dilantik, siapa yang melantik dan siapa-siapa yang dilantik tidak diperoleh informasi. Informasi yang diperoleh adalah bahwa pembentukannya diprakarsai oleh A Muin Sadjoko anggota BPH (Badan Pemerintah Harian) Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau.

Pada bulan Agustus 1961, di Rengat Ibukota Kabupaten Indragiri, Bupati Masnoer bersama tokoh-tokoh Pandu HW dan Ali Talib dari Pandu Al Anshar, membentuk Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Indragiri. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Indragiri dilantik/diresmikan tanggal 17 Agustus 1961 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 16. Sayangnya, susunan personil Kwartir Cabang dan panitia Pembimbing yang dilantik tidak diproleh informasinya.

Sampai akhir tahun 1961, tidak ada pertumbuhan dan perkembangan organisasi Gerakan Pramuka di Daerah Riau. Di Kabupaten Kampar yang Pemerintahnya masih berada di Kota Pekanbaru, belum dibentuk Kwartir Cabang. Tetapi kegiatan kepramukaan sudah berlangsung di beberapa tempat seperti Kecamatan Bangkinang dengan pelakunya A Sani Is, Anwar, Damhuri, Abbas dan Fahruddin. Di Kecamatan Kampar dengan pelakunya Sipun, Maasin, Abbas Bay, SN Wirjasa, Abdul Hamid, dan H Muchtar Muhammad dan di tempat-tempat lain dengan pelaku yang lain pula. Di Kotapraja Pekanbaru sendiri, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka belum terbentuk. Kegiatan kepramukaan di Kotapraja Pekanbaru dibina langsung oleh Kwartir Daerah. Sampai tahun 1963, saat gugusdepan 15 dan 16 yang berpangkalan di SPG Negeri Pekanbaru dan Gugusdepan 33 dan 34 yang berpangkalan di SMEA Negeri 1 Pekanbaru dikukuhkan, di Bengkalis belum terbentuk Kwartir Cabang Gerakan Pramuka. Namum di beberapa tempat seperti Bagansiapi-api, Selatpanjang, dan Dumai sudah berlangsung kegiatan keparamukaan dipimpin langsung oleh para mantan Pandu di sana.

Pada tahun 1962, tepatnya tanggal 7 sampai 9 April 1962, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan Musyawarah Andalan Pusat dan Daerah disingkat ANPUDA pertama di Bogor. Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau mengirim utusan terdiri dari Kapten Amiruddin dan Imam Satoto (Ketua dan Sekretaris Kwartir Daerah Riau), A Muin Sandjoko dan A Rusli Nasution dari Panitia/Majelis Pembimbing Daerah. Sekembalinya dari mengikuti Musyawarah ANPUDA I, Dikotapraja Pekanbaru dibentuk Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, tetapi tidak tercatat siapa Ketua dan sekretarisnya, kapan dan oleh siapa personil Kwartir Cabang dilantik. Yang diperoleh informasinya hanya nama beberapa orang pengurus, antara lain Sardjoe sebagai Andalan Cabang urusan Putra (Ancutra), Nurbaiti sebagai Andalan Cabang urusan Putri (Ancutri) dan Hasibuan sebagai Andalan Cabang Urusan Kristen (Ancukris). Ini diketahui dari surat Pengantar Kwartir Daerah nomor OA/D.III/088/1962 tanggal 6 Juli 1962 kepada Andalan yang bersangkutan yang hanya dilampiri petikan Surat Keputusan Pengukuhan Kwartir Cabang Pekanbaru tanpa mencantumkan nama-nama Andalan yang lain.

Sementara itu di Tanjungpinang pada tanggal 21 Juli 1962 terjadi perubahan Pengurus Kwartir Cabang dengan susunan sebagai berikut:
1.Kisworo: Ketua merangkap Andalan Cabang Urusan Putra.
2.Sudirman: Andalan Cabang Urusan Sekretariat (Ancusek)
3.Najamuddin: Andalan Cabang urusan Keuangan (Ancukuang)
4.Sumira: Andalan Cabang Putri (Ancutri)
5.Suwarto: Andalan Cabang Urusan Latihan (Anculat)
6.R Muchtar: Andalan Cabang Urusan Perlengkapan (Ancuperkap)
7.Dalimi: Andalan Cabang Urusan Rohani Islam (Ancuris)
8.Bernandus: Andalan Cabang Urusan Khatolik (Ancukat), dan Perwira pemeriksaan Angkatan Laut sebagai Andalan Cabang Urusan Samudra (Ancudra) Susunan panitia/Majelis Pembimbing tidak mengalami perubahan.

Pada tanggal 7-16 Agustus 1963, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan musyawarah ANPUDA II di Jakarta. Kwartir Daerah Riau mengirim 3 orang utusan dipimpin oleh A Muis Sadjoko dari panitia Pembimbing Daerah, Kapten Amiruddin dan Herry Caksono dari Kwartir Daerah sebagai anggota. Sekembali dari mengikuti ANPUDA II, Kwartir Daerah Riau menyelenggarakan Kursus Pembina (dengan kurikulum Kursus Penuntun Pandu) bertempat di SPMA (Sekolah Pertanian Menengah Atas) perhentian Marpoyan. Pesertanya sebagian besar guru-guru Sekolah Dasar di Kotapraja Pekanbaru. Lulusan kursus yang dipimpin oleh Syafitri S inilah yang membentuk gugusdepan-gugusdepan di Kotapraja Pekanbaru.

Memasuki tahun 1964, tidak ada perkembangan yang berarti di lingkungan Gerakan Pramuka di Riau. Hal ini anatara lain karena kesulitan dana dan kurangnya tenaga di Kwartir Daerah. Sampai tahun 1964 ini belum ada informasi tentang pembentukan Kwartir Cabang Kampar dan Bengkalis. Namun di semua kabupaten baik yang sudah ada Kwartir Cabangnya maupun yang belum, baik di tingkat Gugusdepan dengan latihan mingguan maupun di tingkat Kwartir/Kabupaten. Pada akhir tahun 1964, Kwartir Daerah Riau mengirim peserta kursus Pembina Pramuka yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional tanggal 8 November sampai 15 Desember 1964 di Jakarta. Kursus ini dilaksanakan dalam persiapan Pembentukan Cor Daerah (Kelompok Pelatihan Pembina Pramuka sebagai: “jantung” yang menggerakan kegiatan kepramukaan di daerah). Peserta yang berjumlah 7 orang, masing-masing Syafitri S, Jamal Janait dari Kwartir Daerah; Alinas, Maradjab Mars, Suryati Tahsur dari Kwartir Cabang Indragiri (Rengat), Sukamdi dan Maryanto dari Tembilahan. Setelah selesai mengikuti kursus yang berlangsung 5 minggu, Sjafri S ditunjuk sebagai Nayawan Cor Daerah disingkat NCD (suatu perangkat Kwartir Daerah yang bertugas menyelenggarakan pelatihan bagi anggota Dewasa Gerakan Pramuka), 6 orang lainnya sebagai anggota Cor Daerah.

Sementara itu, pada tanggal 12 Agustus 1965 Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau, R Soebrantas S meresmikan berdirinya Kwartir Cabang Indragiri Hilir dalam suatu upacara di lapangan Kota Tembilahan setelah Kabupaten Indragiri dimekarkan menjadi Indragiri Hulu dengan Ibukota Rengat Indragiri Hilir dengan Ibukota Tembilahan Pengurus Kwartir Cabang Indragiri Hilir pada saat peresmian terdiri dari:

1.Ahmad Muhammad: Ketua
2.Irham Mas: Sekretaris
3.Ridwan As, Maryanto dkk: Andalan

Kepengurusan ini berlangsung dari tahun 1965 hingga 1968, selanjutnya Kwartir Cabang Indragiri Hilir dipimpin oleh Baharuddin Latief 1968-1973, Widoto 1973-1974, Irham Mas 1974-1978, Drs Badrun A Saleh 1978-1982, 1982-1985, 1985-1988, R Yala 1988-1991, Dr Raihana Ara 1991-1994, Drs Badrun A Saleh 1994-1996, Masdjuri Hasan, 1996-1999, dan Drs Syaid Syarifuddin 1999-2004.
Read more...

Kamis, 21 Oktober 2010

Web Gudep Media Promosi Gudep

2 komentar
Web Gudep, Pentingkah...? itu yang menjadi pertanyaan ku pada postingan kali ini. siapa sih yang ga tau dengan pramuka. organisasi kepanduan di indonesia ini merupakan satu-satunya organisasi yang boleh menyelengarakan pendidikan kepanduan di indonesia, hal ini sesuai dengan Keputusan Presiden no 238 tahun 1961.
walaupun saat ini kegiatan kepramukaan kurang diminati oleh generasi muda namun pemerintah telah berkomitmen menjadikan pramuka sebagai wadah pendidikan generasi muda di luar sekolah.
ini dibuktikan dengan pembuatan undang-undang kepramukaan yang sebentar lagi akan disahkan. terlepas dari itu semua saat ini gerakan pramuka perlu beradaptasi dengan perubahan zaman. seorang anggota pramuka tidak saja di tuntut mampu bertahan hidup di alam terbuka, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan saat ini, salah satunya adalah penguasaan teknologi informasi.
Namun sayang saat ini kesadaran anggota pramuka masih kurang terhadap pentingnya penguasaan teknologi. Padahal jika kita lihat kehidupan saat ini tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. Dengan menguasai teknologi seorang pramuka bisa lebih berkreatifitas dengan kemampuannya.
salah satu teknologi yang begitu mendunia adalah internet. internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar. dengan adanya internet seseorang dapat saling berbagi informasi dengan orang lain di seluruh dunia. Di internet terdapat milyaran bahkan triliyunan informasi yang kita butuhkan. semua informasi tersedia secara gratis di website, blog, sosial network dan masih banyak lagi.
namun sayang keberadan teknologi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh anggota pramuka.contohnya saja website gudep. saat ini baru sedikit gudep yang memilki website, padahal dengan memilki sebuah website atau minimal blog saja, gudep bisa membagikan informasi tentang kegiatan yang ada di pangkalan tersebut.
hal ini terjadi karna mereka masih belum penting memilki sebuah web. bahkan ada beberapa mengatakan" Jangankan Gudep, Kwartir cabang dan kwartir daerah saja masih ada yang ga punya website". Miris memang, tetapi inilah kenyataan yang harus dihadapi oleh gerakan kepanduan di indonesia. salah satu contohnya yakni situs resmi kwartir nasional. Jika dibandingkan dengan situs persekutuan pengakap malaysia situs kwarnas masih ketinggalan, apalagi jika dibandingkan dengan amerika dan inggris yang lebih duluan melek IT..wah bisa kececeran indonesia.
situs resmi kwarnas ini terkesan di buat asal jadi.hal ini terlihat dari tampilan depannya. mungkin saat ini pramuka indonesia benar-benar harus berbenah diri bukan saja dengan membuat undang-undang kepramukaan, tetapi juga harus menguasai IT, agar tidak di bilang gaptek sehingga pramuka bisa kembali jaya di bumi indonesia.
Read more...

Selasa, 19 Oktober 2010

Logo Jambore Daerah Riau 2010

4 komentar


PASIRPENGARARAYAN-Kwartir Cabang (Kwarcab) Rokan Hulu, Kamis (23/9) meluncurkan logo dan maskot Jambore Daerah Riau 2010. Peluncuran logo tersebut pada saat rapat persiapan tuan rumah Rokan Hulu sebagai tempat penyelenggaraan perhelatan tingkat daerah tahun ini.
Jamda tersebut akan berlangsung tanggal 26-31 Desember 2010 di Bumi Perkemahan Gunong Bonsu, Batang Samo, Rokan Hulu.
Logo Jambore Daerah Riau 2010

Bentuk logo Jambore daerah Riau 2010 kali ini berpolakan segitiga yang memiliki falsafah
Tri Satya sesuai dengan :
Tema : Mempersiapkan diri membangun Masyarakat.
Motto : Satyaku ku darmakan, darmaku ku baktikan.

1. Segitiga emas berlogo negeri seribu suluk kombinasi grafis koma berwarna putih ;
melambangkan ketakwaan terhadap Tuhan yang maha Esa dengan filosofi rukuk atau tunduk
dengan ajaran Agama.

2. Segitiga berwarna merah meggambarkan tenda ;
melambangkan sujud dan syukur terhadap anugerah alam,
karunia ilmu yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa,
sekaligus wadah bagi Penggalang dalam menggali ilmu.

3. Tunas kelapa berwarna coklat :
melambangkan kegiatan kepramukaan, wadah pendidikan luar sekolah bagi segala usia,
“Ingarso suntolondo, ingmadya mangun karso, tut wuri handayani.

4. Tulisan jambore daerah Riau 2010,
adalah ajang kegiatan Penggalang yang dilaksanakan di
Bumi Perkemahan Gunong Bonsu Kabupaten Rokan Hulu

Arti Warna :
Warna Emas : menandakan logam mulia, yang melambangkan jiwa yang teguh,
berwibawa dan memiliki nilai yang tinggi

Warna Merah : Adalah warna keberanian dalam membina mental, berani dan trampil dalam berbagai
bidang.

Warna Coklat : Warna Kepramukaan

Warna Hitam : ketetapan dan konsekwensi pelaksanaan sebuah kegiatan keparamukaan
di Propinsi Riau


Pada Logo itu juga terdapat kata Bumi Perkemahan Gunong Bonsu Rokan Hulu, Berikut penjelasan GUNONG BONSU

Dalam pemetaan tahun 1955, menyebutkan bahwa ada dua gunung di jajaran Bukit Barisan di Kabupaten Rokan Hulu;
pertama Gunung Kocik (Kotjik) 319mdp terletak di Rokan IV Koto, kedua Gunung Bonsu 419mdp.
Bumi Perkemahan Gunong Bonsu terletak di Desa Rambah Samo sekitar jajaran kaki Gunong Bonsu, tepatnya pada Sungai Batang Samo dimana hulunya berada pada Bukik Radjok 256mdpl, dan sejajar kearah barat dengan bukik Adiantua 306mdpl dan bukik Harmania; ketiga bukit ini adalah landaian Gunung Bonsu yang membentuk beberapa anak sungai : S. Pawan, S. Suaman, S. Bungo, S. Pegadisan S. Kaiti, S. Batang Samo, S. Geringging, S. Limanabung, S. Bintang, S. Okak, dan sungai kecil lainnya, yang bermuara ke Batang Lubuh (Rokan Kanan).
Daerah ini selain menimbulkan beberapa sungai, juga memberi dampak gejala Vulkanis yang di beberapa titik pada kawasan daerah ini yaitu berupa sumber air panas dengan type gejala pos Vulkanis;pertama Sumber Air Panas Suaman di Desa Pawan, lebid dari 12ltr perdetik dengan suhu 56 derjat celsius - 65 derjat celsius, kedua Sumber Air Panas Hapanasan memiliki debit yang lebih besar dari Suaman dan memiliki suhu yang sama.
Dalam konsep kepariwisataan Rokan Hulu daerah ini disebut dengan Unit Kawasan Wisata Gunong Bonsu, disinilah terdapatnya Objek dan dayatarik Wisata unggulan Riau yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, disini juga dibangun Gedung Pusat Informasi Kupu-kupu Sumatera.
Sumber: Kwarda Riau
Read more...

Belajar Cara menggunakan Kompas

0 komentar
Kompas adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menetapkan/menunjukkan arah mata angin.

Seorang pengembara dan ahli berkemah, harus mengetahui benar tentang Kompas. Dengan bersemboyan pada Kompas, ia akan dapat mengikuti jalan yang tertera dalam Peta, maka ia tidak akan tersesat dalam perjalanan/pengembaraan.

Bagian-bagian penting dari Kompas :

1. Dial, adalah permukaan Kompas dimana tertera angka derajat dan huruf mata angin.
2. Visir, adalah lubang dengan kawat halus untuk membidik sasaran.
3. Kaca Pembesar, digunakan untuk melihat derajat Kompas.
4. Jarum Penunjuk adalah alat yang menunjuk Utara Magnet.
5. Tutup Dial dengan dua garis bersudut 45o yang dapat diputar.
6. Alat Penyangkut adalah tempat ibu jari untuk menopang Kompas saat membidik.











Cara Mempergunakan Kompas :

1. Letakkan Kompas di atas permukaan yang datar, setelah jarum Kompas tidak bergerak maka jarum tersebut dan menunjukkan ARAH UTARA MAGNET

2. Bidik sasaran melalui Visir, melalui celah pada, kaca pembesar, setelah itu miringkan kaca pembesar kira-kira bersudut 50o dengan kaca dial.
Kaca pembesar tersebut berfungsi sebagai :
a. Membidik ke arah Visir, membidik sasaran.
b. Mengintai derajat Kompas pada Dial.

3. Apabila Visir diragukan karena kurang jelas terlihat dari kaca pembesar, luruskan garis yang terdapat pada tutup Dial ke arah Visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah terlihat melalui kaca pembesar.

4. Apabila sasaran bidik 30o maka bidiklah ke arah 30o. Sebelum menuju sasaran, tetapkan terlebih dahulu Titik sasaran sepanjang jalur 30o. Carilah sebuah benda yang menonjol/tinggi diantara benda lain disekitarnya, sebab route ke 30o tidak selalu datar atau kering, kadang-kadang berbencah-bencah. Ditempat itu kita Melambung (keluar dari route) dengan tidak kehilangan jalur menuju 30o.

5. Sebelum bergerak ke arah sasaran bidik, perlu ditetapkan terlebih dahulu Sasaran Balik (Back Azimuth atau Back Reading) agar kita dapat kembali kepangkalan apabila tersesat dalam perialanan.






Rumus Back Azimuth/Back Reading

1. Apabila sasaran kurang dari 180o = ditambah 180o

0o - 180o = X + 180o

2. Apabila sasaran lebih dari 180o = dikurang 180o

180o - 360o = X – 180o


Contoh :

30o sasaran baliknya adalah 30o + 180o = 210o

240o sasaran baliknya adalah 240o - 180o = 60o

MATA ANGIN

U = Utara : 0o atau 360o
TL = Timur Laut : 45o
T = Timur : 90o
TG = Tenggara : 135o
S = Selatan : 180o
BD = Barat Daya : 225o
B = Barat : 270o
BL = Barat Laut : 315o
Read more...

Jumat, 15 Oktober 2010

Dukungan Buat Atta

0 komentar
Atta Fani, siapa sih dia. mungkin itu yang jadi pertanyaan pertama bagi yang membaca blog ini. Sebenarnya saya sendiri juga kurang begitu mengenalnya. Atta panggilan akrab gadis kelahiran desember 1990 adalah salah satu peserta pada kontes wajah Jelita Riau Pos 2010. Trus apa hubungannya dengan Pramuka, Kwarda Riau dan Blog ini.hee..he........(nyengir). Dengan Kwarda Riau hubungan si gadis cantik, imut, ramah dan pastinya bersahaja ini apa yah. Atta adalah seorang anggota pramuka( penegak apa udah pandega ya).....yang mengikuti Kontes wajah jelita riau pos 2010. Kebetulan atta adalah salah seorang anggota DKD riau.
Trus hubungannya dengan blog ini apa yah........(bingung). Sebenarnya hubungan dengan blog ini ga ada.....dan saya yakin atta pun ga tau dengan blog ini. tetapi sebagai wujud solidaritas sesama anggota pramuka kwarda riau, saya memberikan sedikit dukungan entah itu berguna ataw tidak bagi atta, tetapi paling tidak cukup unduk mendongkrak popularitasnya di dunia maya. Kalau ga percaya coba aja masukkan pencarian di Mbah Google dengan key" Kontes Wajah Jelita Riau Pos 2010". apakah yang terlihat( silahkan simpulkan sendiri). Saat ini atta meminta dukungan kepada seluruh anggota pramuka seluruh riau untuk mendukungnya pada kontes ini. cara nya dengan mengirimkan kupon kontes tersebut atau kunjungi blongnya atta disini.
Sebenarnya saya mau juga mendukung lewat kupon, tetapi karna kebetulan saya sendiri bukan pelanggan Riau Pos jadi sulit untuk mendapatkan Kupon.
Saat ini atta telah mendapat dukungan dari kwarda riau hal ini dapat di lihat pada postingan situs Kwarda Riau. Dalam situs ini disebutkan atta mohon dukungan"" Mohon Doakan ya, semoga saya bisa terpilih sebagai wajah jelita Riau Pos Tahun ini" begitu tuturnya. Jadi buat Rekan-rekan anggota pramuka riau yang punya blog atau website mari ramai-ramai kita dukung atta dalam kontes ini semoga atta bisa menjadi pemenang dalam kontes ini.
Read more...

Rabu, 01 September 2010

Website Disdik Riau

0 komentar
Beberapa hari belakangan sempat nyasar ke website Dinas Pendidikan Riau. Itupun gara-gara lagi searching mencari data berapa jumlah sekolah yang berada di Provinsi Riau yang sudah memiliki website.
dari hasil searching yang dilakukan masih sangat sedikit sekolah-sekolah di Provisi riau yang memilki website. Hal ini terlihat dari hasil pencariaan yang dilakukan di goolgle. Memang keberadaan sebuah website bukanlah patokan apakah sekolah tersebut memilki kualitas yang baik atau tidak, namun dengan adanya website sekolah paling tidak menunjukkan bahwa sekolah tersebut sudah memilki saran informasi yang lebih baik.
Kembali ke Website Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang beralamatkan di http://riau.disdik.net , website yang di buat menggunakan CMS gratisan Joomla memiliki tampilan yang sederhana. Website ini hanya memilki beberapa kontent dan beberapa artikel yang jarang di update.








Jadi sudah dapat dibayangkan Website Disdik Provinsi aja begitu bentuknya bagaimana dengan website sekolah-sekolah. Dalam Era Informasi yang sudah sangat canggih ini kita masih saja ketinggalan dari provinsi lain. Apakah kita tidak punya dana, itu tidak mungkin kita ini provinsi yang kaya, apakah kita tidak punya SDM yang handal, itu salah karena tidak sedikit Putra Riau yang menjadi orang penting, trus masalahnya apa. mari sama-sama kita renungkan.

Read more...

Senin, 30 Agustus 2010

Pramuka Siak Kehilangan Seragam

2 komentar
Kehilangan Seragam,Mungkin itulah kata yang tetap di ucapkan untuk gerakan pramuka kwarcab siak. Pramuka yang kegiatannya selalu indentik dengan seragam kini kehilangan identitas. sejak tahun 2003 lalu tepatnya, pemerintah kabupaten siak melalui Dinas Pendidikan menghilangkan/menghapus seragam pramuka dari seraga sekolah. Tak tau entah karena alasan apa atau memang ada aturan baru, seragam pramuka tidak lagi digunakan oleh murid-murid sekolah.
Jadi ketika ada seorang murid/siswa yang ingin bergabung dalam kegiatan pramuka menjadi kesulitan karena tidak mempunyai seragam, sehingga jika mereka ingin mengikuti kegiatan pramuka harus membuat seragam terlebih dahulu. Memang kegiatan pramuka itu tidak tergantung pada seragam. tetapi dengan adanya seragam pramuka memudahkan seseorang untuk bergabung tanpa harus pusing-pusing lagi memikirkan mebuat seragam baru
Sejak dihapusnya penggunaan seragam pramuka di sekolah, sedikit banyak telah menjadi salah satu mundurnya kegiatan pramuka di kwarcab siak, meskipun banyak faktor lain seperti, kurangnya kaderisasi,organisasi yang tidak jalan dan satu hal yang tak mungkin ditutupi lagi yang sudah menjadi rahasia publik yakni Koruspi yang bukan main.
Dengan dihapusnya penggunaan seragam pramuka disekolah menambah lagi derita gerakan pramuka kwarcab siak. Disaat kegiatan pramuka begitu di banggakan dan dipehatikan di kabupaten lain, dikabupaten siak malah di telantarkan seolah-oleh ada mati suri. dalam tahun 2010 ini hampir tidak ada kegiatan yang dilaksanakan kwarcab siak, kalau pun ada kegiatannya bukanlah kegiatan yang dapat meningkatkan semangat dan kualitas anggota pramuka kabupaten siak melainkan hanya kegiatan pastisipasi.
Seharusnya kabupaten siak mampu berbuat lebih banyak untuk membangkitkan pramuka sperti kabupaten lainnya, karena untuk anggaran kabupaten siak merupakan kabupaten yang kaya setelah kabupaten bengkalis. tapi sayangnya anggran yang ada hanya digunakan dan dirasakan oleh segelintir pengurus. Dan saat ini banyak kwarran di kwarcab siak yang kosong kepemimpinannya.entah itu karna masa jabatannya habis atau karna ketuanya pindah tugas.
Dengan keadaan yang sangat memprihatinkan ini seharusnya sudah saatnya lah pemerintah kabupaten siak memberikan perhatian kepada gerakan pramuka kabupaten siak. sudah saat nya Dinas Kaputen siak kembali memasukkan seragam Pramuka ke dalam seragam wajib sekolah.karna dikabupaten lain sergam pramuka tidak saja digunakan oleh murid sekolah, melainkan juga dipakai oleh instansi pemerintahan, slah satu contohnya kabupaten pelalawan.
Semoga kedepannya hal ini menjadi perhatian semua pihak baik itu pihak kwarcab dan kwarda maupun pihak kabupaten dan provinsi.


Read more...

Minggu, 29 Agustus 2010

Dukung Kwarda Riau Lewat Internet

0 komentar
Beberapa bulan yang lalu telah resmi louncing Website Resmi Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Riau dengan alamat http://www.kwardariau.org. Keberadaan website ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada seluruh anggota pramuka yang berada di provinsi riau.
sebenarnya keberadaan website ini bisa dibilang terlambat sebab dibandingkan kwarda lain website kwarda riau ini baru di buat sejak kepemimpinan Ka Kwarda yang baru. saat ini website resmi kwarda riau masih sepi pengunjung, padahal seharusnya website ini harus ramai. namun sangat disayangkan, hal ini mungkin terjadi karna kurangnya sosialisasi ke daerah-daerah.
selain kurangnya sosialiasi pembuatan website ini terkesan asal jadi, hal ini telihat dari tampilan website yang sederhana, entah itu memang dibuat sederhana atau utnuk mengirit biaya. trafik website ini juga rendah, kalau tidak percaya silahkan masukkan pencarian di google dengan kata pencarian"Pramuka Riau" yang muncul di Page pertama bukan lah website kwarda melainkan website kwarcab bengkalis dan website-website lain yang tak jelas asal usulnya. hal ini sangat disayangkan karena jika orang ingin mencari informasi tentang pramuka Riau di google, mereka mendapatkan informasi bukan dari website kwarda Riau.
untuk itu melalui tulisan yang pendek ini saya mengajak kita semua marilah kita ramaikan website kwarda riau, mari kita dukung website ini di dunia maya, terserah dengan cara apapun, entah itu membuat banyak backlink ke website kwarda atau pun dengan mengunjinginya setiap hari. Dengan begitu mudah-mudahan trafik website kwarda bisa naik sehingga apa yang dicita-citakan dari pembuatan website ini tercapai. selain itu saat ini rata-rata kwarcab,kwaran, dan gudep-gudep masih belum memiliki website, hal ini sangat disayangkan karena jika setiap kwarcab,kwaran dan gudep-gudep yang berada di kwarda riau memiliki website dapat dipastikan kita semua tidak akan kesulitan mencari info perkembangan Gerakan Pramuka di Provinsi Riau. Untuk itu sesuai dengan himbauan dari pihak Kwartir Daerah agar setiap kwarcab,kwaran dan gudep memiliki website, maka saya mencoba untuk membantu jika ada yang berkeinginan membuat website untuk kwarcab,kwaran atau gudep silahkan menghubungi saya.insyaallah saya akan bantu semaksimal mungkin agak gerakan pramuka kita tidak tertinggal dari provinsi lain.
Read more...

Sabtu, 28 Agustus 2010

RUU Pramuka rampung Oktober 2010

0 komentar
RUU Pramuka. Panja Pramuka harus menyelesaikan RUU Pramuka menjadi Undang-undang paling lambat pada 15 Oktober 2010. "Itu jadwal yang sudah ditetapkan. Namun kita berharap akan selesai pada 12 Oktober," ujar Ketua Panja Pramuka Abdul Hakam Naja dari Fraksi PAN kepada jurnalparlemen.com.

Saat ini, RUU tersebut sedang diselesaikan dengan mengundang sejumlah pihak antara lain Kwarnas Pramuka dan Hizbul Wathan. Dan Panja sudah bekerja dengan mitra dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Saat ini, masih ada 244 DIM (Daftar Isian Masalah) yang harus diselesaikan. Dari 244 DIM, menurut Hakam, baru dua yang sudah selesai alias menemukan titik temu.

Persoalan yang muncul dan belum menemukan titik temu antara lain kelembagaan. Sebab, ada beberapa organisasi kepanduan seperti Hizbul Wathan (Muhammadiyah) dan Pandu Keadilan (PKS) yang menolak untuk dipersatukan dalam wadah Pramuka.
semoga ruu ini cepat rampung dan semoga hizbul wathan dan pandu keadilan mau di persatukan dalam pramuka.
Read more...

Pramuka Hanya Untuk orang Kaya

1 komentar

Mungkin itu lah yang terpikirkan ketika saya membaca sebuah artikel yang ada di web resmi Kwarda Riau. Betapa tidak artikel yang memuat tentang jambore malaysia yang akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang hanya bisa di ikuti oleh Pramuka Tajir. Sebab untuk mengikuti acara tersebut seorang anggota pramuka harus merogoh kantong sebanyak Rp.3.150.ooo belum lagi dengan biasa administrasi dan paspor.
Sungguh Miris hidup pramuka di povinsi yang kononnya terkaya di Indonesia ini. Untuk berangkat mengikuti kegiatan saja harus membayar uang sebanyak itu. Jadi tidak ada harapan untuk pramuka yang miskin merasakan bagaimana enkanya berkumpul dengan manusia-manusia pandu dari seluruh negara asean.
yang mungkin sudah memang nasib, mengikuti pramuka hanya untuk latihan saja, jangankan untuk mengikuti kegiatan di luar negri, untuk mengikuti kegiatan tingkat provinsi saja sangat sulit. ketika ditanyakan kepemerintah daerah apakah tidak ada anggran untuk kegiatan pramuka, selalu di jawab anggran sudah dicairkan dan di serahkan kepada kwarcab dan kwarran tetapi ketika hal tersebut ditanyakan kepada pihak kwarcab atau kwaraan pasti mereka menjawab anggran sudah habis. tak tau pergi kemana anggran yang banyak yang diberikan pemda. sedangkan untuk merasakan kegiatan saja sangat sulit jika ingin merasakan kegiatan harus buat kegiatan sendiri dengan dana sendiri, atau ikut dengan kegiatan dengan dana sendiri, tetapi ciliran mendapat nama,,,oh itu anggota saya, si anu pramuka kab itu, smeuanya ingin numpang nama.
apakah akan selamanya begini, sedangkan dalam pidatonya Prsiden SBY mengintruksikan seluruh pemerintah mendukung kegiatan pramuka, revitalisasi pramuka sudah di dengung-dengung kan. namun itu hanyalah harapan tanpa adanya dukungan semua itu hanyalah seperti syair saja tidak ada artinya.
Read more...

Pramuka Riau Gelar Pasar Murah

0 komentar
Pasar murah yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) 04 Gerakan Pramuka Riau mendapat sambutan hangat dari warga.

Sejak Kamis (26/8)pagi warga kelurahan Jadirejo Kecamatan Sukajadi Pekanbaru mendatangi pasar murah yang dilaksanakan di halaman Kantor PMI Jalan Pepaya Pekanbaru. Sekitar pukul 10.00 WIB, Ketua Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau Hj Septina Primawati Rusli MM membuka secara resmi acara pasar murah bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau.

Dalam sambutannya Kakwarda mengatakan bahwa pasar murah ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Pramuka ke-49 tahun 2010. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah dan terjangkau.

Di samping itu, kata Septina, acara pasar murah ini sebagai wujud kepedulian Pramuka terhadap kondisi harga barang pokok yang sangat meningkat tinggi sehingga masyarakat susah mendapat barang pokok yang dibutuhkan sehari-hari. Selain itu pasar murah ini diadakan pada bulan Ramadan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1431 H.

Ketua Kwarda juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, pemerintah Kota Pekanbaru, aparat pemerintahan Kecamatan Sukajadi, Kelurahan Jadirejo, pelaku usaha serta warga masyarakat yang banyak membantu atas terlenggaranya pasar murah ini.

Dari pantauan di lapangan, masyarakat sangat antusias dengan diselenggarakannya pasar murah yang diadakan Kwarda 04 Riau bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, selain dapat membantu warga Kelurahan Jadirejo dapat membantu juga staf BNP, PMI yang berkantor di dekat acara pasar murah terselenggara.

Harga barang pokok pasar murah yang diselenggarakan Kwarda 04 Riau ini berbeda dengan harga dipasaran karena tujuannya untuk membantu warga masyarakat yang memerlukannya. Adapun barang pokok yang diberikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yaitu berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 kg, gula 2 kg dan dari pelaku usaha berupa mie instan 1 paket, susu kotak besar, susu kaleng, sirup dan snack makanan ringan. Kwartir Daerah 04 Riau dalam waktu dekat akan menggelar pasar murah kembali di Kelurahan Okura Pekanbaru.
Read more...

Jumat, 27 Agustus 2010

Jambore Malaysia Bulan Oktober

0 komentar
Persekutuan Pengakap Malaysia akan menyelenggarakan kegiatan ONE LAND SCOUTS JAMBOREE yang akan diselenggarakan pada tanggal 10-15 Oktober 2010 di Kem Kijang Kota Bharu Kelantan Kuala Lumpur Malaysia

Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau memberikan kesempatan kepada adik-adik Penggalang atau Penegak yang berusia 13-17 tahun putra-putri mengikuti kegiatan ini sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan।


Wakil Ketua Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau Ardi Basuki menjelaskan, persyaratan peserta harus berbadan sehat dinyatakan dengan surat keterangan dokter, mendapat izin tertulis dari orang tua/wali dan kepada sekolah, mendapat rekomendasi tertulis dari Kwarda Riau, dapat berbahasa Inggris dengan baik, memiliki Kartu Tanda Anggota Gerakan Pramuka dan sanggup membayar biaya yang diperlukan sebesar Rp3।150।000 perorang untuk dokumen perjalanan belum termasuk tiket pesawat dan uang saku. Kurs USD harga tiket akan disesuaikan pada saat keberangkatan.


"Kita sedang berkoordinasi dengan Kwartir Nasional apakah diperbolehkan Kwarda Riau langsung ke Malaysia tanpa ke Jakarta terlebih dahulu, kalau boleh berarti bisa mengurangi biaya transportasi," kata Kak Ukik panggilan akrab Ardi Basuki।

Pemberitahuan keikutsertaan peserta melalui Kwarcab paling lambat diterima Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau sebelum tanggal 30 Agustus 2010, sebab tanggal 30 Agustus 2010 pemberitahun keikutsertaan dari Kwarda sudah sampai ke Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Jakarta।
Read more...

Website Kwarda Riau Harus Bermanfaat

0 komentar
Website Kwarda Riau sebagai media onlinenya Kwartir Daerah (Kwarda) 04 Gerakan Pramuka Riau harus didayagunakan fungsinya demi kemajuan kegiatan Pramuka di daerah Riau.


Tidak hanya memberitakan kegiatan yang dilaksanakan Kwarda, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting maupun Gugus Depan serta Saka-saka yang ada di daerah ini dipersilakan memanfaatkan media ini untuk mempublikasikan kegiatannya.


"Kita membuka seluas-luasnya kepada anggota Pramuka di Riau ini untuk mengirim rilis maupun foto-foto kegiatannya ke email info@kwardariau.org. Humas-humas yang ada di Kwarcab maupun Kwarran silakan mengirimkan informasi yang ingin diterbitkan di website Kwarda melalui email," kata Andalan Humas Kwarda Riau Mhd Nazir Fahmi SAg MSi.

Menurut Nazir, silakan kirimkan data-data mentah maupun foto-foto kegiatannya melalui email tersebut. Semua email yang masuk dan ingin dipublikasikan akan diedit ulang oleh tim website Kwarda Riau sehingga bisa menjadi sebuah berita yang menarik dan enak dibaca.

Perlu diketahui, kata Nazir, website Kwarda ini cukup banyak dibaca dan ada link ke website Kwarnas. Semua kegiatan Pramuka di daerah ini akan bisa dibaca oleh banyak orang di dunia ini tanpa batas wilayah mapun waktu.

Nazir menyarankan kepada seluruh Kwarcab yang belum memiliki website, agar membuatnya sesegera mungkin. Karena saat ini Kwarcab yang punya website baru Bengkalis. Yang lainnya diharapkan segera membuatnya. "Yang jelas kami menunggu karya-karya dari Kwarcab, Kwarran, Gugus Depan maupun Saka-saka. Klik terus Web Kwarda Riau, dapatkan info-info terkini soal kepramukaan di Riau," tutup Nazir.(humas)
Read more...

Kamis, 10 Juni 2010

File Gambar Pramuka Riau

0 komentar

Read more...